”Di” sebagai awalan, yang diikuti kata kerja, tentu saja ditulis serangkai atau disambung.
Sedangkan ”di” sebagai kata depan ditulis terpisah. Contoh: Di sana, di istana. Adakah cara lain untuk membedakannya? Ada. Cobalah buat lawan kata dari kata tersebut. Bila ada, itu pasti awalan. Contoh: ”Dipukul lawannya memukul. Itu adalah contoh awalan yang harus disambung.